Perbandingan shared hosting vs simple wordpress hosting

Bagi anda yang idamkan memicu situs wordpress, tentu penasaran dong apa sih bedanya shared hosting vs simple wordpress. Jangan cemas, silahkan ikuti ulasan di bawah ini sebelum akan kamu salah memilih hosting di situs www.hostingterbaik.net.

  1. Cms yang digunakan

Fokus situs hosting vs simple wordpress berbeda. Shared hosting mampu dipakai untuk berbagai cms, sedangkan simple wordpress fokus terhadap wordpress saja.

www.hostingterbaik.net

Karena cms yang mampu digunakan berbeda, sistem instalasi wordpress terhadap ke-2 style hosting berikut pun terhitung agak berbeda.

Saat belanja layanan shared hosting, misalnya, anda terutama dahulu wajib mengklik fitur auto install website wordpress. Tapi, apa jadinya kecuali anda lupa mengklik fitur ini?

Tenang, anda masih mampu menginstal wordpress melalui member area. Tapi, prosedur instalasi jadi lebih panjang. Sebab, anda wajib mengisi -data layaknya protocol, domain, directory, dan banyak lagi.

Proses instalasi situs wordpress pas belanja shared hosting

Sedangkan kecuali mengenakan layanan simple wordpress, secara otomatis anda langsung mendapat situs wordpress. Bahkan, situs terhitung udah terpasangkan tema sesuai paket pilihan anda (blog, company profile, toko online).

Jauh lebih simple dan praktis, bukan?

Proses instalasi situs wordpress pas belanja simple wordpress (langsung terinstal)

  1. Kemudahan mengelola

Karena fokusnya berbeda, pengelolaan pada shared hosting vs simple wordpress hosting pun tak sama.

Saat manfaatkan shared hosting, anda bakal mendapat cpanel untuk mengelola layanan hosting. Mulai dari mengatur file website, mengelola database, mengonfigurasi modul php, dan banyak lagi.

Bagi orang yang udah sadar dunia hosting, punyai cpanel bisa saja rasanya layaknya menggenggam surga. Karena, kebebasan mengelola ada di tangan pemilik web.

Tapi untuk orang yang terlampau awam, ada cpanel bisa saja jadi memicu bingung. Terlalu banyak istilah tekhnis yang asing. Kalau diutak-atik, risikonya bikin situs error dan rusak.

Beruntungnya, simple wordpress tawarkan kemudahan dalam mengelola web. Sebab, anda bakal punyai dasbor tertentu bersama empat menu sederhana: overview, feature, backup, analytics, dan knowledge base.

  1. Kebebasan mengkreasikan konten dan layout

Pasti, anda masih ingat bahwa simple wordpress beri tambahan tema profesional bawaan dari awal sistem instalasi. Sedangkan situs hosting menuntut anda menempatkan tema sendiri.

Pertanyaannya, mana yang beri tambahan keleluasaan lebih dalam memodifikasi tema: situs hosting atau simple wordpress?

Nah, tema yang simple wordpress berikan mampu anda kreasikan sendiri lho. Anda bebas menata konten dan juga tata letaknya terhadap website.

Kalau anda masih tidak cukup srek bersama template bawaan ini, anda terhitung mampu menempatkan tema lainnya, kok. Apalagi, wordpress sedia kan ratusan template gratis sesuai kebutuhan anda.

Sama halnya bersama simple wordpress, situs hosting terhitung sangat mungkin anda memodifikasi tema pilihan anda.

Jadi, baik situs hosting dan simple wordpress sama-sama beri tambahan kebebasan mengkreasikan konten dan layout layaknya keinginan anda.

  1. Update otomatis plugin dan tema

Tahukah anda? Plugin dan tema situs yang usang adalah pintu masuk bagi penjahat cyber? Sebab, plugin dan tema berikut tidak beroleh update teknologi terakhir untuk menambal celah keamanannya yang makin besar.

Oleh karena itu, anda wajib teratur meng-update plugin dan tema situs.

Jika manfaatkan situs hosting, anda dituntut untuk lebih mandiri. Artinya, anda wajib memperbarui plugin dan tema sendiri setiap rilis versi baru.

Sedangkan kecuali mengenakan simple wordpress, anda mampu berleha-leha. Alasannya, udah ada fitur auto update yang sangat mungkin plugin dan tema diperbarui secara otomatis.

Dan, anda tak usah risau situs jadi rusak setelah update. Karena, situs anda bakal di-backup terutama dahulu. Jadi kalaupun situs error, anda senantiasa mampu memulihkannya ke versi semula, kok.